12 Desa Empat Kecamatan di Pulau Simeulue Aceh Dikepung Banjir

oleh -4432 Dilihat
oleh
12 Desa Empat Kecamatan di Pulau Simeulue Aceh Dikepung Banjir
Ilustrasi banjir di Aceh. 12 desa di empat kecamatan Pulau Simeulue, Aceh terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 70 centimeter hingga Senin (10/1) malam. (Foto: Arsip BNPB)

JAKARTA, Kompas Sulawesi – Terendam Banjir, ketinggian air mencapai 70 centimeter mengepung 12 desa di empat kecamatan Pulau Simeulue, Aceh, hingga Senin (10/01/2022) malam.

“Musibah banjir ini terjadi akibat hujan yang terus turun dengan intensitas tinggi,” kata petugas Pusat Pengendalian Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Haslinda Juwita dalam keterangan tertulisnya.

Beberapa desa terendam, seperti Desa Kampung Air, Desa Lamayang, Desa Latitik, Desa Sebbe dan Desa Lakubang.  Desa terendam banjir lainnya berada di Kecamatan Simeulue Tengah, Desa Sibulu Tengah dan Desa Amarabu, Kecamatan Simeulue Cut.

Sementara di Kecamatan Alafan, banjir juga merendam rumah warga di Desa Langi dan Desa Lubuk Baik, sedangkan di Kecamatan Salang, banjir juga merendam rumah warga di Desa Nasrehe.

“Di Desa Lala Bahagia, Kecamatan Salang, satu unit jembatan penghubung antar kecamatan terputus,” kata Haslinda Juwita. Haslinda Juwita juga mengatakan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue telah mengerahkan anggota Pusdalops dan tim reaksi cepat ke lokasi banjir untuk meninjau langsung situasi dan melakukan pelaporan serta mendirikan tenda darurat.

Pekan lalu, 15 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara terendam banjir dan membuat 41.189 warga harus mengungsi. Banjir itu juga membuat dua orang meninggal dunia akibat terseret arus.

Berdasarkan data Pemkab Aceh Utara, 15 kecamatan yang terdampak banjir antara lain Kecamatan Tanah Luas, Cot Girek, Lhoksukon, Matangkuli, Samudera, Langkahan, Kuta Makmur, Pirak Timu, Paya Bakong, Syamtalira Aron, Tanah Pasir, Sawang, Banda Baro, dan Kecamatan Geureudong Pase.

Banjir terparah juga terjadi di ibu kota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, dengan 21.209 warga harus mengungsi, kemudian Kecamatan Pirak Timur dengan 5.856 warga mengungsi.

Tanah Luas 5.908 pengungsi, Cot Girek 721 pengungsi, Matangkuli 1.676 warga dievakuasi, Samudera 1.498 mengungsi, Langkahan 1.503 dievakuasi, Kuta Makmur 330 warga mengungsi, Paya Bakong 232 mengungsi, Syamtalira Aron 1.165 mengungsi, dan Kecamatan Tanah Pasir 1.091 warga yang mengungsi.

Selain Kabupaten Aceh Utara, saat ini banjir juga masih menggenangi sejumlah daerah lainnya di Aceh. Seperti di Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Sumber : artikel CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *