Polda Sulteng: Bripka H Akan Ditahan Selama 20 Hari

oleh -9940 Dilihat
oleh
Ilustrasi (Foto : Itimewa)

PALU, Kompas Sulawesi – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), telah melakukan penahanan terhadap Bripka H, pelaku penembakan Erfaldi alias Aldi (21) seorang pendemo dalam aksi menolak tambang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

“Bripka H akan ditahan selama 20 hari kedepan. Pada Selasa, 8 Maret, Bripka H telah diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng. Sebelumnya Bripka H sempat mangkir dari panggilan penyidik dengan memberikan surat keterangan sakit,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (09/03/22).

Dia mengatakan, Bripka H telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penembakan Erfaldi alias Aldi pada Jum’at, 4 Maret.

Selain itu, tim penyidik yang dipimpin Kasubdit I Ditreskrimum Polda Sulteng Kompol Ngadimin, juga telah mendatangi Mapolres Parimo untuk melakukan pemeriksaan kembali terhadap para saksi-saksi.

Hal itu, kata dia, untuk mempercepat proses pemeriksaan.

Sedangkan Bripka H dikenakan Pasal 359 KUHP, karena lalainya mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman pidana penjara 5 tahun penjara.

Laporan : Wahab Usman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *