Perusahaan Asal Jepang SoftBank, Menarik Diri Berinvestasi di IKN

oleh -4360 Dilihat
oleh
Ilustrasi (SoftBank)

JAKARTA, Kompas Sulawesi SoftBank perusahaan pendanaan raksasa dengan kantor pusat berada Minato, Tokyo, Jepang, menyatakan tidak akan lagi terlibat dalam investasi di proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Pengunduran diri itu diumumkan kemarin, Jumat 11 Maret 2022.

“Kami tidak lagi berinvestasi dalam proyek ini,” tulis pengumuman resmi SoftBank dikutip Hops.id dari Nikkei Asia, Sabtu (12/03/2022).

Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melantik Bambang Susantono menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara.

Namun, meski menarik diri dari proyek IKN yang baru saja memiliki kepala otorita tersebut, perusahaan multinasional itu masih memiliki komitmen untuk terus menggelontorkan investasi dari perusahaan portofolio SoftBank Vision Fund.

“Tetapi, kami terus berinvestasi di Indonesia melalui perusahaan portofolio SoftBank Vision Fund,” terangnya.

Namun mundurnya SoftBank dari rencana investasi terhadap proyek IKN baru di Indonesia ini cukup mengejutkan. Terlebih, proyek IKN telah diproyeksikan sejak lama.

Apalagi proyek ini merupakan agenda yang dikerjakan oleh negara dan jangka panjang yang akan berlangsung beberapa tahun atau multi years. Maka, cukup meyakinkan dan memiliki prospek jangka panjang.

Selain itu, di awal Presiden mengumumkan rencana pembangunan proyek IKN baru pada 2019, Ketua dan CEO SoftBank, Masayoshi Son sudah berkomitmen untuk turut serta mengambil bagian di proyek ini. Bahkan, dia juga sudah ditunjuk sebagai anggota Komite Pengarah proyek pembangunan IKN Nusantara.

Dia duduk di jabatan tersebut bersama putra mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed Al Nahyan dan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.

Sebelumnya, pada awal 2022, Masayoshi Son sebenarnya telah kembali berkunjung ke Indonesia, dan bertemu dengan Presiden Jokowi. Keduanya, saat itu, melakukan pembahasan terhadap proyek-proyek potensial yang bisa didanai oleh SoftBank.

Diantaranya proyek terkait kota pintar baru, teknologi baru, kota bersih, dan banyak air.

“Itulah yang kami akan dukung (secara investasi),” terang Masayoshi Son saat itu.

Perlu diketahui, Softbank telah banyak bertindak sebagai investor untuk beberapa proyek dan bisnis di Indonesia.

Softbank juga berinvestasi di perusahaan GoTo dan Grab. Perusahaan ini memang dikenal sebagai korporasi yang banyak mendanai banyak platform bisnis khususnya di Asia Tenggara.

Sementara untuk Vision Fund yang juga merupakan bagian dari SoftBank diketahui juga menggelontorkan investasi di Funding Societies yang berkantor di Singapura sama seperti GoTo dan Grab.

Sebab, perusahaan tersebut bergerak dalam bisnis pemberian pinjaman digital di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sampai berita ini diterbitkan, masih belum ada pernyataan resmi dari Presiden Jokowi terkait mundurnya SoftBank dari rencana investasi di proyek IKN baru.

Sumber : Hops.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *