Polri Bakal Pastikan Distribusi Minyak Goreng Lancar Jelang Puasa

oleh -4839 Dilihat
oleh
Polri Bakal Pastikan Distribusi Minyak Goreng Lancar Jelang Puasa
Ilustrasi pasar. (Foto: dok Koran Kaltara)

JAKARTA, Kompas SulawesiKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta proses distribusi lancar dan harga bahan pokok yang dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Olehnya, Satgas Pangan Polri meminta masyarakat berbelanja bahan pokok sesuai kebutuhan jelang bulan suci Ramadan 1443 H. Kasatgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika mengimbau, agar masyarakat tak menyimpan stok melebihi kebutuhan, terutama minyak goreng.

“Belilah kebutuhan secukupnya, jangan berlebihan serta menyimpan stok melebihi kebutuhan, khususnya minyak goreng curah yang saat ini sedang dilakukan upaya stabilisasi oleh pemerintah,” ujar Helmy kepada wartawan, Senin (28/03/2022) malam.

Helmy mengatakan, tim Satgas Pangan Polri telah diterjunkan untuk mengecek langsung ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar, distributor, dan sentra-sentra pangan lain.
Pasalnya, hal ini adalah instruksi langsung oleh Kapolri yang wajib dilaksanakan. Olehnya, Satgas Pangan Polri di pusat maupun daerah langsung menindaklanjuti dengan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait.

Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri itu pun mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengawasan ketat terhadap minyak goreng jenis curah yang mendapat subsidi dari pemerintah.

Dari hasil monitoring sementara yang dilakukan polisi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin 28 Maret 2022, ketersediaan sembilan bahan pokok diklaim aman. Harga juga relatif stabil dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Helmy merincikan harga minyak goreng kemasan sejumlah merek di Pasar Induk Kramat Jati sebesar Rp25.000/liter, gula pasir Rp14.000 per kg, bawang merah Rp24.000-Rp25.000/kg.

Kemudian harga bawang putih bersih Rp26.000/kg, bawang bombai Rp30.000/kg, cabai merah Rp35.000/kg, cabai keriting Rp26.000/kg, dan cabai hijau Rp18.000/kg.

Helmy memastikan akan melakukan upaya penegakan hukum sebagai pilihan terakhir yang dapat diambil jika pelaku usaha tak mengindahkan ketentuan yang diterapkan.

“Polri akan bertindak objektif terhadap para pelaku yang akan berbuat curang memanfaatkan situasi untuk kepentingan sendiri,” pungkasnya.


Sumber : CNNIndonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *