Kapolri Minta Forkopimda Kawal Proses Distribusi Minyak Curah

oleh -4318 Dilihat
oleh
Kapolri Minta Forkopimda Kawal Proses Distribusi Minyak Curah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan secara langsung ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (01/04/2022). (Foto : Humas Polri).

SUMSEL, Kompas Sulawesi – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Forkompimda mengawal proses distribusi minyak curah saat melakukan peninjauan secara langsung ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (01/04/2022).

“Penjualannya kemarin 2.500 liter. Sekarang 5.000 liter. Tadi kita cek di produsen minggu ini dapat memproduksi kurang lebih 120 ton sehari,” kata Sigit.

Ia berharap kepada para produsen dan distributor agar mempercepat distribusi. Mengingat, sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadan, yang mana kebutuhan dari masyarakat akan meningkat.

Sehingga, mantan Kabareskrim Polri ini pun meminta Kapolda, Pangdam dan jajaran Forkopimda Sumatera Selatan untuk mengawal distribusi minyak goreng ke titik-titik yang masih kosong.

“Kita harapkan satu minggu ini bisa dimaksimalkan dan minyak curah betul-betul ada di pasar dan masyarakat mudah mendapatkannya,” ujarnya.

Ia mengaku mendapat laporan secara produksi tidak terjadi permasalahan kelangkaan minyak goreng di Sumatera Selatan.
Sehingga, pengawalan distribusi minyak curah tersebut harus dipastikan berjalan dengan baik.

“Dari informasi yang ada, secara produksi mestinya cukup. Tapi harus dicek, apakah penyalurannya dilakukan secara optimal, sehingga kemudian tak kesulitan mendapatkan minyaknya di pasar,” ucap Sigit.

Dalam kesempatan itu, Kapolri mengimbau kepada para pedagang untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada Satgas Pangan terkait proses distribusi.
Dengan begitu, ketersediaan minyak goreng curah tidak terganggu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Dimana permintaan terhadap sembako khususnya minyak goreng akan meningkat dari hari biasanya,” tutur Sigit.

Menurutnya, terjaminnya ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat akan mempengaruhi harga penjualan minyak goreng curah.
Masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng tersebut sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), sebagaimana kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Polri pun telah bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan telah menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan maupun pengawasan, mulai dari pihak produsen, distributor sampai dengan pasar-pasar untuk menjamin kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya itu, Kapolri juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk melakukan pengawalan ketersediaan dan stabilitas harga melalui pengecekan di setiap tingkatan bisnis proses minyak goreng, mulai dari produsen, distributor, agen hingga tingkat konsumen.

“Saya berharap masyarakat tidak perlu panik atau khawatir karena pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menjamin kebutuhan dasar,” tandasnya.

Sumber : Humas Polda Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *