Bupati Banggai Minta Besaran Dana CSR Dilaporkan Ke Pemda

oleh -487 Dilihat
oleh
Bupati Banggai Minta Besaran Dana CSR Dilaporkan Ke Pemda
Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, Ir. H. Amirudin saat memimpin rapat mediasi antara perwakilan Masyarakat Adat Kecamatan Batui dan pihak PT. DSLNG perihal transparansi pengelolaan CSR, bertempat di ruang rapat khusus, Kantor Bupati Banggai, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat (13/05/2022). (Foto: doc DKISP Kabupaten Banggai)

BANGGAI, Kompas SulawesiBupati Banggai, Sulawesi Tengah, Ir. H. Amirudin meminta kepada pihak PT. Donggi Senoro LNG (DSLNG) agar dapat melaporkan besaran dana Corporate Social Responsible (CSR) milik mereka ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Permintaan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat mediasi antara perwakilan Masyarakat Adat Kecamatan Batui dan pihak PT. DSLNG perihal transparansi pengelolaan CSR, bertempat di ruang rapat khusus, Kantor Bupati Banggai, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, beberapa waktu lalu.

“Kedepan CSR yang bapak keluarkan untuk masyarakat Kabupaten Banggai harus dilaporkan kepada Pemda, karena demikianlah yang diamanatkan oleh Ditjen Bina Keuda,” ujar Bupati Amirudin.

Adapun alasan kenapa harus dilaporkan, menurut Bupati Amirudin, karena akan didaftar sebagai pemasukan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga jelas besaran income yang diperoleh Kabupaten Banggai.

Hal itu, kata ia, berlaku bagi semua perusahaan yang melakukan investasi di daerah ini.

“Kami tidak minta uangnya, pengelolaan dana CSR silahkan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan dan kebutuhan masyarakat, yang kami minta laporan dana dan programnya,” jelas ia.

Bupati Amirudin menjelaskan, APBD sendiri selain Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID), CSR juga termasuk dalam bagian dari besaran APBD yang seharusnya terdata dengan baik dan menjadi informasi yang dapat diakses oleh publik.

“Setiap tahun, kami harap ada laporan berapa dana yang akan atau telah diberikan untuk membantu masyarakat, mengenai apa saja kegiatan yang dilakukan di setiap kecamatan, silahkan berkoordinasi langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Amirudin juga mengingatkan kepada pihak perusahaan, agar mencegah adanya informasi palsu mengenai CSR yang dapat menimbulkan kisruh di masyarakat, serta meminta perwakilan Masyarakat Adat untuk menunggu hasil audit internal yang dilakukan PT. DSLNG sehingga bisa diketahui ada tidaknya penyalahgunaan anggaran CSR.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir, Camat Batui, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Banggai, Kepala Dinas Sosial dan perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Banggai.

Sumber : DKISP Kabupaten Banggai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *