AirAsia Kembali Layani Rute Bali-Perth PP

oleh -3705 Dilihat
oleh
AirAsia Kembali Layani Rute Bali-Perth PP
Ilustrasi Armada AirAsia

JAKARTA, Kompas Sulawesi Setelah vakum lebih dari dua tahun sejak pandemi, mulai Ahad (15/05/2022), AirAsia kembali melayani rute Bali – Perth yang populer di kalangan wisatawan asal Australia untuk berlibur ke Bali.

Penerbangan rute Bali – Perth pulang pergi (PP) ini dilayani menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

Penerbangan perdana dari Bali ke Perth diresmikan oleh Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Bapak Putu Cahyadi, bersama para pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cendera mata oleh Direktur Utama AirAsia Indonesia dan Allstars kepada para penumpang penerbangan QZ536 yang membawa 88 penumpang.

Sementara itu, penumpang penerbangan QZ537 dari Perth ke Bali berjumlah 142 orang yang mayoritas merupakan warga negara Australia, disambut dengan water salute serta pemberian cendera mata oleh perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine, mengatakan bahwa pihaknya bersyukur dapat kembali terbang ke Australia dan menyambut para penumpang di rute Bali – Perth, yang sebelumnya sempat terhenti sejak Maret 2020.

Ia mengatakan bahwa warga Australia, khususnya Australia Barat, sangat mencintai Bali.

“Kami juga cukup bergembira karena jumlah pemesanan pada rute ini terus menunjukkan tren peningkatan, yang diperkirakan akan terus tumbuh mendekati puncak libur musim dingin Australia dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Veranita.

Ia berharap, hal tersebut dapat secara bertahap menambah frekuensi penerbangan. Sehingga, pihaknya dapat melayani lebih banyak pelanggan, khususnya pelanggan di Australia yang sudah tidak sabar berlibur ke Bali. 

Dukungan penuh dari Kemenparekraf Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik pembukaan kembali rute Perth-Denpasar oleh AirAsia.

“Sejak akses perjalanan wisata antara Indonesia dan Australia kembali dibuka pada Maret 2022, wisman (wisatawan mancanegara) pasar Australia konsisten menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi, sehingga peningkatan seat capacity (kapasitas tempat duduk) antara kedua negara perlu segera dilakukan,” ujar Sandiaga, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (16/05/2022).

Menurutnya, hal tersebut merupakan sinyal baik kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Sehingga, ia berharap secara simultan akan menjadi pendorong kebangkitan ekonomi nasional, serta terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja nasional pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Ketahui persyaratan perjalanan antarkedua negara                  

AirAsia mengimbau seluruh penumpang untuk memastikan telah memenuhi persyaratan perjalanan sesuai ketentuan terbaru yang ditetapkan oleh masing-masing wilayah tujuan.

Penumpang yang akan terbang ke Perth, dapat mempelajari dan memenuhi persyaratan terkini mengenai perjalanan internasional ke Australia dan negara bagian Australia Barat. Salah satunya adalah mengisi Digital Passenger Declaration sebelum keberangkatan.

Bagi penumpang yang akan terbang ke Indonesia, di antaranya dapat menyertakan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, serta mengunduh dan melengkapi data diri di aplikasi PeduliLindungi.

Adapun tiket penerbangan rute Bali – Perth dan Perth – Bali sudah dapat dipesan melalui aplikasi Airasia, situs resmi Airasia, online travel agent, dan agen penjualan tiket resmi lainnya.

Sumber Artikel : Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *