Bappelitbangda Parimo: Perhatikan Desa Diluar Lokus Stunting

oleh -219 Dilihat
oleh
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parimo, Irwan. (Foto ; Tomy_Noho)

PARIMO, Kompas Sulawesi – Sebanyak 44 desa di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, yang menjadi lokus Stunting di 2022.

Namun, menurut Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parimo, Irwan, aksi penurunan Stunting juga harus memperhatikan desa-desa di luar lokus.

Hal itu berkaitan dengan kesiapan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parimo dalam menghadapi penilaian kinerja aksi penurunan Stunting yang dijadwalkan pada 13-14 Juni 2022.

Dalam penilaian nantinya, Kabupaten Parimo akan dinilai dari aksi satu hingga delapan oleh tim panelis yang bersama peserta peninjau akan mengunjungi Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat sebagai desa terbaik dalam penanganan Stunting.

Selain itu, akan dilaksanakan pula kegiatan pameran yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Target tahun ini harus lebih baik,” ujar Irwan kepada sejumlah wartawan, Kamis (09/06/2022).

Tahun sebelumnya, Kabupaten Parimo berada diangka 11 persen yang harus dipertahankan untuk ditingkatkan lagi.

Olehnya sebab itu, seluruh stakeholder bersama OPD harus berperan aktif dalam penilaian kinerja aksi penurunan Stunting.

Apalagi Bupati telah menargetkan Kabupaten Parimo meraih peringkat pertama.

Apabila mendapatkan hasil terbaik, akan mendapatkan hadiah berupa Dana Insentif Daerah (DID) yang dapat bermanfaat bagi pembangunan di Kabupaten Parimo.

“Semua OPD sudah berkomitmen untuk mensukseskan penilaian aksi penurunan Stunting maupun pelaksanaan programnya,” tandasnya.

Laporan : Abd. Farid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *