Pengembangan Wisata Pantai Arjuna dan Lolaro, Komitmen Pemda

oleh -1669 Dilihat
oleh
asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Samin Latandu, memberikan sambutan kegiatan seminar bertempat di Aula Hotel New Oktaria, Sabtu (11/06/2022). (Foto: Prokopim)

PARIMO, Kompas Sulawesi – Potensi kawasan wisata pantai Arjuna Desa Tolai Barat kecamatan Torue dan  kawasan Wisata pantai Lolaro kecamatan Tinombo di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, jadi komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dikembangkan.

Hal itu disampaikan asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Samin Latandu pada saat memberikan sambutan kegiatan seminar bertempat di Aula Hotel New Oktaria, Sabtu (11/06/2022). Kemarin.

Kegiatan yang dihadiri Organiasi Perangkat Daerah (OPD) terkait itu, termasuk, tim Pengkaji Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah sebagai narasumber, juga dihadiri sejumlah kelompok masyarakat sadar Wisata.

“begitu banyaknya kekayaan alam di daerah masi belum tersentuh, untuk itu melalui seminar ini pemerintah provinsi bisa melihat langsung dan mengkajinya,” kata Samin Latandu lewat sambutan Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu.

Menurutnya, pemda sangat yakin dan optimis bahwa potensi Objek Wisata di Kabupaten Parigi Moutong bisa dikelola dan berkembang sehingga nantinya dikenal dan dapat mengundang wisatawan.

Sementara, jika potensi wisata yang dimiliki bisa dikelola dan dikembangkan dengan baik tentu sangat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

“Saya berharap pemerintah provinsi bisa bersinergi bersama pemda parimo dalam memajukan potensi yang ada di wilayah ini, karena seni budaya lokal di daerah kita juga mempunyai nilai tambah dilihat oleh para wisatawan,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Diah Agustiningsih M. Pd lewat sambutannya menyampaikan, untuk mensuport visi gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera, tentu salah satunya adalah mendorong dibidang ekonomi parisiwisata.

“Pemerintah harus mempunyai strategi tepat untuk mendorong kepariwisataan dan ekonomi kreatif dengan membagi kabupaten kota yang ada di Sulawesi tengah, di dalam klaster tujuanya agar melihat potensi potensi di setiap kabupaten kota dan dikelolah dengan maju,” ungkapnya.

Sumber : Prokopim Pemda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *