Capaian Kesehatan Menyeluruh Pemda Parimo Butuh Kolaborasi

oleh -1465 Dilihat
oleh
Capaian Kesehatan Menyeluruh Pemda Parimo Butuh Kolaborasi
Samin mengatakan, dengan kolaborasi serta kebersamaan seluruh stakeholder, diharapkan mampu mencapai target serta meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Parimo. (Foto: dok. Prokopim Setda Parimo)

PARIMO, Kompas Sulawesi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Samin Latandu menyatakan pihaknya butuh kolaborasi seluruh stakeholder demi mencapai kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan kolaborasi serta kebersamaan seluruh stakeholder, diharapkan mampu mencapai target serta meningkatkan derajat kesehatan. Sebab, seluruh warga negara atau masyarakat wajib memperoleh jenis dan mutu pelayanan dasar kesehatan secara maksimal.

“Pemerintah memiliki kewajiban dalam hal ini mengupayakan masyarakatnya memperoleh jenis dan mutu pelayanan dasar secara maksimal, seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 4 Tahun 2019 tentang standar teknis pemenuhan pelayanan dasar minimal pada bidang kesehatan,” ungkap Samin dalam sambutannya saat membuka kegiatan pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) berbasis budaya masyarakat lokal, bertempat di aula rapat Kantor Bappelitbangda, Selasa (26/07/2022).

Demi mengupayakan capaian itu, sebelumnya kata Samin, dimana kepala Puskesmas, pengelola program dan seluruh lintas sektor terutama kepala Desa serta TP-PKK tingkat Desa sudah melaksanakan program kegiatan GERMAS.

“Mengingat Kabupaten Parimo telah memasuki tahun keempat dalam penanggulangan stunting, maka pemerintah memiliki komitmen untuk menurunkan angka prevalensi stunting di 2022,” ujarnya.

Olehnya, untuk meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sejumlah kepala Puskesmas dan kepala Desa di Parimo diwajibkan aktif terlibat dalam mensukseskan program pemerintah melalui GERMAS berbasis budaya lokal tersebut.

Apt. Devi Artini Uga S.Farm, M.AP melaporkan sesuai arahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025, sasaran pembangunan jangka menengah 2020-2024 dimaksud untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan diberbagai bidang.  

Selain itu kata Devi, dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah, juga perlu didukung dengan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

“RPJMN 2020-2024 telah mengarusutamakan Sustainable Development Goals (SDGS) dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dimana target-target dari 17 SDGS beserta indikatornya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam tujuh agenda pembangunan Indonesia ke depan,” jelasnya.

Devi menjelaskan, dalam penerapan kebijakan GERMAS ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017.

Diketahui, dalam instruksi tersebut ada lima klaster GERMAS yang tertuang dan wajib dilaksanakan. Lima klaster GERMAS itu diantaranya, peningkatan aktivitas fisik, peningkatan edukasi dan perilaku hidup sehat.

Setelah itu, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, serta kelima peningkatan kualitas lingkungan.

Sumber : Prokopim Setda Parimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *