Kemenag Parimo Minta Kerjasama Kepala Madrasah Sambut AKMI 2022

oleh -1009 Dilihat
oleh
Kemenag Parimo Minta Kerjasama Kepala Madrasah Sambut AKMI 2022
Staf Seksi Pendidikan Islam Kemenag Parimo, Abdul Rahman SSi mengungkapkan, dengan upaya sosialisasi AKMI kepada MI, MTs dan MA terkait data siswa yang telah dilakukan kemenag Parimo pada pekan ke tiga bulan Juli kemarin, kesiapan sambut AKMI 2022 sudah mencapai sekitar 60 persen. (Foto: dok. Kominfo Parimo)

PARIMO, Kompas SulawesiKementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, meminta kepada seluruh operator dan kepala madrasah di wilayah setempat agar berperan aktif mempersiapkan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) 2022.

Diketahui, pelaksanaan AKMI akan digelar secara serentak di 37 Provinsi pada Oktober dan November 2022 mendatang.

“Saat ini Kemenag Parimo, tengah fokus untuk mempersiapkan penyelenggaraan AKMI tersebut,” ungkap Staf Seksi Pendidikan Islam Kemenag Parimo, Abdul Rahman SSi, Kamis (28/07/2022).

Dikutip dari akmi.kemenag.go.id, Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid Madrasah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat.

Rahman mengatakan, tujuan diadakannya AKMI bukan sebagai penentu kelulusan siswa tetapi bagaimana membangun karakter siswa yang bermartabat dan kompeten.

Olehnya, setiap tahun Kemenag Kabupaten Parimo akan melaksanakan AKMI sebagai bagian pengembangan kompetensi Sekolah Islam.

“Asesmen ini bukan untuk penentu kelulusan, tetapi bagaimana melihat siswa mempunyai karakter seperti apa, karena nantinya akan kelihatan dalam asesmen itu,” terangnya.

Rahman menyebut, yang mengikuti asesmen untuk MA adalah siswa kelas 11, dan untuk MTs kelas 8 serta untuk MI kelas 5. Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan AKMI dimulai terlebih dahulu wajib mempersiapkan sejumlah kelengkapan data yang akan di input melalui aplikasi EMIS.

Data itu akan ditarik pertama dari akun Biodata Asesmen Nasional (BioAN). Sebelum data itu terinput, maka operator harus mempersiapkan data yang sudah valid.

“Jika datanya sudah valid, maka ditarik ke web Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Siswa yang datanya sudah masuk di web ANBK akan secara otomatis akan mengikuti asesmen nantinya,” jelasnya.

Rahman juga mengungkapkan, dengan upaya sosialisasi AKMI kepada MI, MTs dan MA terkait data siswa yang telah dilakukan Kemenag Parimo pada pekan ke tiga bulan Juli kemarin, kesiapan sambut AKMI 2022 sudah mencapai sekitar 60 persen.

“Untuk kelancaran kegiatan ini, marilah kita saling mendukung. Operator juga harus bertanggung jawab atas data siswa, karena ini menyangkut soal siswa,” tandasnya.

Sumber : Diskominfo Parimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *