Dinas Kominfo Sulteng Tekan Nilai SPBE Capai Angka Dua Digit

oleh -1715 Dilihat
oleh
Wahyu Agus P, S.STP, M.Pa, Kepala Bidang Aptika Provinsi Sulawesi Tengah. (Foto: IST)

PALU, Kompas Sulawesi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui bidang Aptika terus berusaha agar nantinya nilai Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di 2022 mengalami peningkatan hingga mencapai angka dua digit.

Kepala Bidang Aptika Wahyu Agus P, S.STP, M.Pa mengatakan, sebelumnya Dinas Kominfo Provinsi Sulteng mengalami penurunan pada nilai SPBE.

“Bidang aptika akan melakukan penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE yang ditargetkan akan rampung pada TW tiga bulan September. Sedangkan terkait kebijakan regulasi dan tata kelola SPBE sementara berproses,” ujar Wahyu, Senin (08/08/2022).

Dengan demikian, bidang Aptika juga mendapat kepercayaan untuk melaksanakan program Smart Village yang merupakan salah satu pendukung desa cerdas. Dalam melaksanakan program tersebut, bidang Aptika sudah membuat regulasi beserta tempat pelaksanaan dengan anggaran yang akan terealisasi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2022.

Wahyu menyebut, akan ada 20 desa menjadi sasaran pada program Smart Village yang terletak di tiga Kabupaten. Kabupaten itu diantaranya Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong.

Diketahui, hal ini merupakan salah satu program prioritas dalam rangka mendukung Ibu Kota Negara IKN dan juga kawasan pangan nusantara, serta memberikan bimbingan Ilmu Teknologi atau IT kepada perangkat desa dan masyarakatnya.

Wahyu menjelaskan, ada dua rencana yang akan dilakukan oleh bidang Aptika pada penilaian SPBE kedepan yaitu peningkatan pada sumber daya manusia (SDM) khususnya pada bidang IT serta menunjang sarana dan prasarana di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sementara kendala yang dihadapi Dinas Kominfo khususnya bidang Aptika kata ia, adalah belum memadainya SDM, infrastruktur, serta anggaran yang tidak mencukupi.

“Hal ini karena terdapat 11 OPD yang belum tersambung dengan jaringan fiber optik (FO). Harapannya pada 2023 mendatang, tidak ada lagi OPD yang tidak tersambung dengan jaringan FO yang dimiliki oleh Dinas Kominfo,” jelasnya.

Sumber : Humas DKIPS Provinsi Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *