Fungsi Tugas BPBD Kabupaten Pasca Bencana Torue

oleh -177 Dilihat
oleh
Idran ST, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Red_KOMPASSULAWESI.ID)

PARIMO, Kompas Sulawesi – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Idran, jelaskan terkait tugas dan fungsi BPBd pasca bencana, seperti yang terjadi di Desa Torue pada saat ini.

Pertama kali dilakukan oleh BPBD ialah membuat Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (Kajipasna),  serta melakukan penyamaan data lapangan dengan beberapa Dinas terkait.

Hal ini diungkapkan oleh Kalak BPBD Parimo, saat ditemui media ini di lokasi bencana Torue pada Ahad, (07/08/2022).

Kemudian ia mengatakan, Tim satgas pasca bencana tersebut dan Dinas terkait, harus sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Adapun Dinas terkait tersebut, diantaranya Dinas PUPR, Perindag, Koprasi dan UKM, Kabag Ekonomi dan yang lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, semua dinas terkait tersebut, harus mempunyai data lapangan pasca bencana, dan laporannya harus masuk ke BPBD.

“Jadi sesuai dengan tupoksi kami, maka data lapangan semua dinas terkait dimasukan ke BPBD,” tuturnya.

Selain itu kata dia, untuk dibenarkannya bahwa bencana tersebut terjadi, maka tugas BPBD adalah mengumpul semua data-data sebagai laporan dalam bentuk dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P).

Laporan : Abdul Main

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *