Kejati Nyatakan Lengkap Pemalsuan Dokumen 2 Pejabat PT ANI

oleh -2287 Dilihat
oleh
Kejati Nyatakan Lengkap Pemalsuan Dokumen 2 Pejabat PT ANI
Kasubbid Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari. (Foto: dok. Humas Polda Sulteng)

PALU, Kompas Sulawesi Pemalsuan dokumen yang melibatkan dua pejabat PT. Aneka Nusantara Internasional (ANI) telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng).

Hal itu diungkapkan Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, saat memberikan keterangan kepada media di Palu, Selasa (16/08/2022).

Diketahui, Penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng, telah menetapkan tersangka berinisial DK dan DIS yang ditindak lanjuti dengan penyerahan berkas perkara ke Kejati Sulteng pada 29 Juli 2022 yang lalu.

Dimana, hasil penelitian oleh jaksa menyimpulkan berkas perkara yang dibuat dua berkas tersebut telah dinyatakan lengkap dengan memberi kode P.21 pada 12 Agustus 2022.

“Update perkembangan kasus dugaan memasukkan keterangan palsu dalam akta autentik atau pemalsuan dokumen yang melibatkan dua pejabat PT. ANI telah dinyatakan lengkap oleh Kejati Sulteng,” ungkap Kompol Sugeng Lestari.

Selanjutnya kata ia, penyidik mempunyai kewajiban untuk segera menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti sebagaimana pasal 8 ayat (3) b, pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP.

“Penyidik mempunyai kewajiban untuk segera menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti yang dijadwalkan minggu depan,” tegas Sugeng.

Dengan dinyatakannya berkas perkara DK dan DIS lengkap (P.21) oleh Kejati Sulteng, membuktikan penyidik Polda Sulteng bekerja secara Independen.

Sebelum diberitakan, Direktur Utama PT. ANI inisial DK dan DIS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng, dalam kasus dugaan menyuruh memasukkan keterangan palsu dalam suatu akta autentik yang terjadi pada 2018 hingga 2020 di Jakarta, Kota Palu dan Kabupaten Banggai.

“Perkara ini pun menjadi perhatian Bareskrim Polri, dan untuk menjaga Independensi Penyidik, penyidikan perkaranya pun telah dilakukan gelar perkara di Bareskrim Polri,” pungkasnya.

Sumber : Humas Polda Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *