Ini Tujuan Tokoh Masyarakat Kasimbar Sambangi Gubernur Rusdy

oleh -894 Dilihat
oleh
Ini Tujuan Tokoh Masyarakat Kasimbar Sambangi Gubernur Rusdy
Tokoh Masyarakat dan para Kepala Desa di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parimo, mendatangi Gubernur Sulteng pada Kamis (18/08/2022), guna menyampaikan dukungan serta menanyakan kapan operasi produksi penambangan emas milik PT. Trio Kencana dijalankan. (Foto: dok. Humas Pemprov Sulteng)

PALU, Kompas Sulawesi Majelis Adat, Tokoh Masyarakat dan para Kepala Desa di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), mendatangi Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Kamis (18/08/2022), guna menyampaikan dukungan serta menanyakan kapan operasi produksi penambangan emas milik PT. Trio Kencana dijalankan.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat Kecamatan Kasimbar itu, berisi tentang jaminan pengamanan tanpa ada protes dan demo sepanjang tidak merugikan usaha-usaha rakyat.

“Tujuan kami bersama seluruh Kepala Desa, Tokoh Adat Kecamatan Kasimbar datang kesini, ialah meminta Gubernur Sulteng, menanyakan kepastian PT. Trio Kencana kapan melakukan operasional produksi, agar tidak menggantung usaha pertanian masyarakat,” ungkap Tokoh Adat Riswan, mewakili aspirasi masyarakat Kecamatan Kasimbar.

Menanggapi aspirasi masyarakat itu, Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura menyebut akan mengundang Direktur PT. Trio Kencana untuk meminta kejelasan dan progres kapan dimulai operasional produksi pertambangan emas di Kecamatan Kasimbar.

“Sepanjang masyarakat sudah berkomitmen untuk memberikan jaminan tidak ada penolakan dan tidak akan ada demo, saya akan undang Direktur PT. Trio Kencana,” ungkap Gubernur Rusdy.

Gubernur Rusdy menyebut akan mengundang Direktur PT. Trio Kencana untuk meminta kejelasan dan progres kapan dimulai operasional produksi pertambangan emas di Kecamatan Kasimbar. (Foto: dok. Humas Pemprov Sulteng)

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rusdy juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Kasimbar, yang telah ikut berperan untuk memberikan perlindungan terhadap operasional tambang Legal di Provinsi Sulteng.

“Seluruh operasional produksi tambang atas izin pemerintah, pasti sudah memiliki kajian yang memberikan dampak terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata ia.

Olehnya, ia juga meminta agar masyarakat memberikan ruang terhadap pengelolaan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di daerahnya. Sehingga hal tersebut dapat terkelola dengan baik melalui investasi.

Selain itu, kata ia, masyarakat wajib memberikan kesempatan kepada Koperasi untuk meminta Ijin Pertambangan Rakyat.

Apalagi di wilayah Parimo, SDA tambang emas sangat besar. Olehnya, jangan dibiarkan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) leluasa beroperasional. Sebab, PETI pasti tidak memberikan dampak secara luas kepada masyarakat.

“Berikan peluang investasi sebesar-besarnya. Sebelum operasional produksi berjalan, kan ada kajiannya, apa dampak yang menguntungkan masyarakat dan daerah,” jelas Gubernur Rusdy.

Sumber : Humas Pemprov Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *