PA Popa Olaya Ajak Warga Lestarikan Alam

oleh -2323 Dilihat
oleh
PA Popa Olaya Ajak Warga Lestarikan Alam
Warga Desa Olaya, aparat TNI, Polri dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berpose bersama usai pelaksanaan penanaman 500 bibit mangrove dipesisir pantai Dusun IV Desa Olaya. (Foto: dok. O.P.A Popa Olaya)

PARIMO, Kompas Sulawesi Dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Organisasi Pecinta Alam (O.P.A) Popa Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengajak masyarakat menanam 500 bibit mangrove jenis Rhizophora Apiculata sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam, khususnya di kawasan pesisir pantai.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia pelaksana, Ardiansyah, saat ditemui media ini di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Dusun IV Desa Olaya, Rabu (17/08/2022), kemarin.

“Harapan kami selaku panitia penyelenggara, bisa menumbuhkan kecintaan dan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kelestarian alam itu sangatlah penting,” ungkap Ardiansyah.

Diketahui bersama, mangrove berperan penting dalam ekologi laut dan lingkungan pesisir pantai. Selain itu, mangrove juga dapat mencegah terjadinya abrasi.

Sehingga, kata ia, besarnya manfaat dari mangrove tersebut, OPA Popa Desa Olaya berinisiatif menyelenggarakan kegiatan penanaman. Dengan tujuan menyelamatkan masyarakat dari dampak buruk yang terjadi dikemudian hari.

Sementara, Kepala Desa Olaya, Idam Abdul Karim juga menyampaikan, dengan adanya penanaman bibit mangrove ini, diharapkan masyarakat bisa saling mendukung dalam melestarikan alam, terutama menangani abrasi pantai yang ada di Desa Olaya, khususnya di Dusun IV.

Ia juga menyebut, kegiatan penanaman tersebut tidak hanya melibatkan warga Desa Olaya sendiri, namun ada aparat TNI, Polri dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di wiliyah Kabupaten Parimo.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove baik secara fisik, ekologis dan ekonomis,” kata Idam.

Olehnya, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga ekosistem mangrove.

“Kontribusi Aktivis Lingkungan memang sangatlah penting dalam menjaga dan melakukan konservasi daerah pesisir pantai. Namun, tetap membutuhkan peran aktif pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

Laporan : Romansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *