Ramai Isu Penculikan Anak di Morut, Polisi Gelar Patroli ke Sekolah

oleh -2142 Dilihat
oleh
Ramai Isu Penculikan Anak di Morut, Polisi Gelar Patroli ke Sekolah
Polres Morowali Utara, gelar patroli ke sekolah-sekolah guna mengantisipasi adanya isu penculikan anak. (Foto: dok. Humas Polres Morut)

MORUT, Kompas SulawesiAntisipasi isu penculikan anak, Polres Morowali Utara (Morut) Sulawesi Tengah, gelar patroli ke sekolah-sekolah.

Pasalnya, merebaknya isu penculikan anak di Kabupaten Morut, membuat orang tua menjadi resah. Dimana sebelumnya telah beredar informasi bahwa tiga anak warga Desa Tompira dan anak dari Kepala Dusun Mata Desa Korowou sampai saat ini belum pulang ke rumah. Sehingga muncul opini ditengah masyarakat bahwa ke empat anak tersebut diduga diculik.

“Informasi ke empat anak yang diduga hilang diculik tersebut tidak betul,” tegas Wakapolres Morut, Kompol Alfian Joan Komaling, Jumat (27/1/2023).

Alfian menjelaskan, awal mula isu itu ramai di perbincangkan dikarenakan ke tiga anak warga Desa Tompira tersebut tidak kunjung pulang ke rumah, olehnya keluarga langsung melakukan pencarian sekitaran sekolah, namun tidak ditemukan. Alhasil ketiga anak tersebut diketahui bermain di belakang kantor Bulog yang tidak jauh dari sekolah, sehingga saat pencarian pihak keluarga tidak melihatnya.

Sedangkan isu diculiknya anak dari Kepala Dusun Mata Desa Korowou, sebut Alfian, juga tidak betul.

“Anak tersebut keluar bersama temannya tanpa pamit dengan orang di rumah dan HP nya juga tidak aktif saat dihubungi, sementara si anak tersebut baru pulang ke rumah dini hari,” jelasnya.

Olehnya, untuk meredam keresahan masyarakat serta kecemasan orang tua, Kapolres Morut AKBP Imam Wijayanto, segera memerintahkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan patroli ke sekolah-sekolah.

“Bapak Kapolres telah memerintahkan seluruh jajaran agar mengintesifkan patroli ke sekolah-sekolah, khususnya pada saat jam masuk dan pulang sekolah,” ucap Wakapolres.

Ia berharap kepada seluruh warga, agar tidak takut dan cemas berlebihan. Selain itu, tidak langsung percaya terhadap isu-isu yang belum diketahui keberadaannya.

“Jika informasi tersebut belum dipastikan kebenarannya, jangan disebarkan. Sehingga saya meminta pengawasan orang tua terhadap anak perlu ditingkatkan,” pungkasnya.

Sumber : Humas Polres Morut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *